favicon
Tersedia di perangkat mobile, Dapatkan Aplikasi!
Install

Review Alice to Therese no Maboroshi Koujou

   
Review Alice to Therese no Maboroshi Koujou

Review Alice to Therese no Maboroshi Koujou

Nyeseknya Kerasa Sampai ke Tulang! (Sasuga Mari Okada & MAPPA)

Review Alice to Therese no Maboroshi Koujou: Nyeseknya Kerasa Sampai ke Tulang! (Sasuga Mari Okada & MAPPA)

Konnichiwa, minna-san! Selamat datang kembali di BSrifa. Kali ini, kita bakal ngebahas sebuah movie anime yang sukses bikin kokoro ini cenat-cenut dan dijamin bakal bikin kalian ngabisin banyak tisu. Yap, kita lagi ngomongin karya orisinal terbarunya MAPPA yang berkolaborasi dengan ratu angst dan drama kita semua, Okada Mari: "Alice to Therese no Maboroshi Koujou" (atau versi gampangnya, Maboroshi).

Buat kalian yang pernah nangis kejer nonton AnoHana atau Maquia, siapkan mental kalian. Mari kita bedah kenapa film ini wajib banget masuk watchlist akhir pekan kalian!



Sinopsis: Ketika Waktu Berhenti dan "Perubahan" adalah Dosa

Bayangkan kalian hidup di sebuah kota di mana musim dingin nggak pernah berganti, dan kalian nggak bisa tumbuh dewasa. Itulah yang dialami Masamune Kikuiri, seorang siswa SMP (yang auranya gloomy banget). Semuanya bermula dari sebuah ledakan besar di pabrik baja lokal yang tiba-tiba mengunci seluruh kota dalam sebuah "kubah" misterius. Waktu berhenti, dan jalan keluar lenyap begitu saja.

Demi menjaga "kewarasan" dan keseimbangan kota sampai waktu bisa berjalan lagi, para penduduk membuat aturan ketat: Dilarang keras untuk berubah. Dilarang jatuh cinta, dilarang mengubah sifat, pokoknya harus stay seperti saat ledakan itu terjadi. Gila nggak tuh?

Tapi, namanya juga anak muda yang lagi puber. Suatu hari, Masamune diseret oleh teman sekelasnya yang super misterius (dan lowkey material waifu kuudere), Mutsumi Sagami, masuk ke tungku pembakaran kelima di pabrik baja yang udah terbengkalai itu. Di sana, mereka menemukan gadis liar misterius bernama Itsumi yang bertingkah seperti serigala dan nggak bisa bicara. Pertemuan ketiga remaja ini akhirnya memicu retaknya aturan dunia mereka.

Visual & Sakuga: MAPPA Never Fails to Deliver!

Kalau ngomongin studio MAPPA, ekspektasi kita pasti udah di atas awan, kan? Dan guess what, mereka deliver banget di movie ini!

Latar belakang kotanya yang selalu diselimuti salju dan awan mendung bener-bener ngasih vibe melankolis dan claustrophobic (sesak). Detail pabrik bajanya yang dingin kontras banget sama emosi karakternya yang meluap-luap. Sakuga pas adegan-adegan klimaksnya? Duh, mulus parah! Pencahayaan dan efek retakan langitnya bikin kita betah mantengin layar tanpa berkedip. Estetika kehancuran yang disajikan bener-bener top tier.

Storyline: Rollercoaster Emosi Khas Okada Mari

Nah, di sinilah letak daya tarik sekaligus tantangan buat penontonnya. Kalau kalian familiar dengan gaya storytelling Mari Okada, kalian pasti tahu kalau dia suka banget mengeksplorasi emosi remaja yang mentah, egois, cringe, tapi sangat manusiawi.

Karakter-karakter di Maboroshi ini frustrasi. Mereka terjebak di tubuh remaja, punya hasrat, punya rasa cinta, tapi dipaksa untuk memendam semuanya demi "aturan". Film ini adalah metafora yang brilian tentang ketakutan manusia akan masa depan dan bagaimana kita sering kali memilih untuk "stagnan" di zona nyaman yang beracun.

Plot twist-nya lumayan bikin mindblowing, meski jujur aja, pacing di pertengahan film mungkin terasa agak lambat dan membingungkan buat sebagian orang. Tapi tenang, kalau kalian sabar merangkai puzzle-nya, payoff di akhir film bakal bikin dada kerasa sesak. Belum lagi soundtrack "Shin-on" dari Miyuki Nakajima yang bener-bener pas banget nge-klaim air mata kita di ending.

Verdict: Worth to Watch?

Skor: 8.5/10

Alice to Therese no Maboroshi Koujou bukan tipe anime shounen penuh aksi atau romcom manis yang bikin senyum-senyum sendiri. Ini adalah movie psychological drama yang berat, indah, dan nyesek. Visual MAPPA yang god-tier digabung dengan naskah Okada Mari yang emosional bikin film ini jadi sebuah masterpiece kelam yang sayang banget buat dilewatkan.

Buat kalian yang lagi nyari tontonan berbobot, pengen healing (baca: feelings dihancurkan), atau sekadar kangen dengan karya Mari Okada, langsung aja masukin ke daftar tonton. Jangan lupa sediakan camilan dan siap-siap kalau onion ninja tiba-tiba mampir ke kamar kalian pas nonton ini!

Sampai jumpa di review anime berikutnya, Ja ne!

Last update
Add Comment
Advertisement
Iklan

Monacruz Perfume Dark Lucifer Extrait De Perfume

Cek Monacruz Perfume Dark Lucifer Extrait De Perfume dengan harga Rp137.900. Dapatkan di Shopee sekarang!

Selengkapnya ⟩

Recent posts by Label

Video

slow_motion_video Video